16 Januari 2013

ANTISOCIAL PERSONALTY DISORDER & PSIKOPATI

Orang yang mengalami gangguan ini, akan menunjukkan perilaku yang tidak bertanggung jawab dan antisosial dengan bekerja secara tidak konsisten, melanggar hukum, mudah tersinggung, agresif secara fisik, tidak mau membayar hutang, sembrono, dan sebagainya.


Mereka impulsif dan tidak mampu membuat rencana ke depan. Gangguan ini lebih banyak terjadi pada laki-laki dibandingkan dengan perempuan, dan lebih banyak terjadi pada remaja. Gangguan ini lebih umum terjadi pada orang dengan status sosio-ekonomi yang rendah.

Psikopat adalah julukan untuk orang-orang yang mengidap Psikopati. Yaitu suatu gangguan kepribadian yang dicirikan dengan tidak adanya rasa tanggung jawab dan perasaan bersalah ketika sedang melanggar suatu norma atau aturan.

Psikopat juga identik dengan perilaku kejam dan tidak mengenal rasa takut, seperti yang sudah di bahas di artikel sebelumnya (baca : Pengertian dan ciri-ciri Psikopat ).

Ciri-ciri penderita Antisosial dan psikopati :
 Egosentris
 Tidak berempati
 Tidak pernah menyesal
 Emosi dangkal
 Manipulatif
 Pembohong
 Pintar berbicara
 Toleransi yang rendah terhadap frustasi
 Membangun relasi yang singkat dan episodik
 Hidup seperti parasit
 Melanggar norma sosial yang persisten

Seorang Psikopat selalu membuat kamuflase yang rumit, memutar-balikan fakta, menebar fitnah dan kebohongan untuk mendapatkan kepuasan dan keuntungan sendiri. Mereka lebih suka menyiksa dibandingkan membunuh. Mereka tidak akan menyesal ketika oranglain dirugikan olehnya. Hanya sedikit psikopat yang menyesal lalu memutuskan untuk melakukan bunuh diri.

Penyebab
Penyebab dari gangguan ini berkaitan dengan peran keluarga. Kurangnya afeksi dan penolakan berat dari orangtuannya. Selain itu, ketidak-konsistennya orangtua dalam mendisiplinkan anaknya dalam mengajarkan tanggung jawab terhadap oranglain. Si anak mendapatkan KDRT (kekerasan dalam rumah tangga) secara kontinyu tanpa di ketahui oleh oranglain. Kehilangan orangtua baik di tinggal mati ataupun perceraian juga dapat menjadi penyebab gangguan ini. Faktor genetika dan lingkungan yang buruk.

PERSPEKTIF PSIKOSOSIAL MENGENAI ANTISOSCIAL/PSIKOPATI :

 Psikodinamik
Terjadi karena dorongan-dorongan bawah sadar terhadap pemuasan hati, ditambah rendahnya kontrol ego sehingga ia melakukan segala cara untuk memuaskan dirinya. Hal yang dapat dilakukan oleh psikopat adalah menyiksa, menipu bahkan membunuh.

 Behavior
Pandangan ini mengatakan bahwa gangguan ini disebabkan oleh proses belajar si anak yang salah selama rentang kehidupannya. Ia tidak mengenali perilaku mana yang benar, mana yang salah. Anak yang tidak pernah mendapatkan penghargaan (rewards) atas hasil baik yang ia lakukan, ia akan belajar bahwa tidak ada yang namanya benar. Tetapi, apapun yang ia lakukan akan sama saja dampaknya.

 Kognitif
Psikopati terjadi karena mengalami distorsi kognitif. Mereka berpikir bahwa akan mendapatkan apa saja yang ia inginkan.

 Humanistik
Dalam teori ini, gangguan psikopati disebabkan oleh terhambatnya dan tidak tercapainya proses menuju aktualisasi diri yang sehat. Para psikopati dan antisosial tidak terpenuhi kebutuhan rasa aman dan kebutuhan rasa akan dicintai (teori piramida Maslow).

 Interpersonal
Seorang psikopat biasanya sangat cuek pada norma-norma sosial, tak peduli aturan dan pemberontak. Kepribadiannya sangat sulit ditebak dan selalu bertindak menuruti kata hati, tanpa peduli tindakannya itu benar atau salah. Orang seperti itu cenderung impulsif (melakukan sesuatu tanpa pikir panjang), dan berpikiran negatif serta sifat perendah.

0 Komenan:

Template by:

Free Blog Templates