5 November 2012

GANGGUAN KEPRIBADIAN (PERSONALITY DISORDER)



Hollow!
Sehatkah "Jiwa" anda?



Ini postingan pertama tentang psikologi, meskipun saya bukanlah seorang ahli dalam bidang ini. Mengapa saya berani memposting tentang psikologi? Ada banyak alasan! Pertama, di Google banyak materi yang tersedia lengkap tentang bahasan ini. Kemudian, saya adalah seorang calon pendidik yang di kemudian hari akan mempraktekkan ilmu yang saya punya ke dunia yang sesungguhnya. Sebagai seorang pendidik, haruslah paham tentang ilmu seperti ini. Bukan hanya sekedar mengajar, memberi materi, dan terima gaji saja. Dan, saya ini makhluk yang abnormal yang mencoba menjadi normal.



Hai sobat blogger, tahukah kamu, setiap manusia yang diciptakan oleh Tuhan memiliki potensi gangguan kepribadian. Saat pola perilaku menjadi begitu tidak fleksibel atau maladaptive (gangguan penyesuaian), sehingga dapat menyebabkan distress personal yang signifikan atau mengganggu fungsi sosial dan aktivitas, maka pola seperti itu dapat di diagnosis sebagai gangguan kepribadian.
Gangguan kepribadian dapat di golongkan menjadi 3 kelompok menurut (DSM-IV-TR), yaitu :

KELOMPOK A (ODD/ECCENTRIC CLUSTER)
Gangguan Kepribadian yang berada di kelas ini ditandai dengan perilaku yang aneh dan eksentrik (tidak wajar). Terdiri dari gangguan kepribadian : Paranoid, Schizoid, dan Schizotypal.

Individu dalam kelompok ini sering memiliki kesulitan dalam berhubungan dengan oranglain, atau mereka menunjukkan sedikit atau tidak adanya minat dalam mengembangkan hubungan sosial.


 KELOMPOK B (DRAMATIC/ERRATIC CLUSTER)
Gangguan Kepribadian yang berada di kelas ini menampilkan perilaku yang dramatik atau berlebih-lebihan, tidak dapat diramalkan, self-centered (berpusat pada diri), emosional dan eratik (tidak menentu/aneh). Terdiri dari gangguan kepribadian : Antisosial, Boderline, Histrionic, dan Narsistik.

Individu dalam kelompok ini memiliki kesulitan dalam membina atau menjalin atau membentuk sebuah hubungan sosialnya.


 KELOMPOK C (ANXIOUS/FEARFUL CLUSTER)
Pada kelas ini, memiliki ciri yang berbeda di masing-masing Ganngguan Keribadiannya. Yang menjadi suatu kesamaan dari setiap gangguan keprinadiannya adalah sama-sama memiliki komponen berupa rasa cemas dan ketakutan. Terdiri dari gangguan kepribadian : Avoidant, Dependent, dan Obsessive-Compulsive.



0 Komenan:

Template by:

Free Blog Templates